Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Kapten - Ending Part

 Untuk Kapten, yang pernah jadi rumah paling nyaman... Terima kasih. Untuk tawa-tawa yang dulu sederhana tapi kini jadi kenangan yang nyangkut di relung terdalam. Untuk detik-detik yang tak pernah panjang, tapi selalu terasa cukup. Untuk caramu hadir—walau kadang terlambat, kadang setengah-setengah—tetapi dulu, aku tetap menyambut. Aku pernah menaruh seluruh rasaku padamu. Aku pernah menunggumu lebih lama dari yang bisa dimengerti oleh logika. Aku pernah menjadikanmu tujuan, arah, bahkan tak jarang—alasan aku bertahan. Tapi aku lupa satu hal: bahwa cinta juga butuh ruang untuk bernapas, bukan hanya bertahan. Kapten, jika kamu membaca ini suatu hari nanti, ingatlah… aku tidak menyesal pernah mencintaimu. Aku bangga pada diriku yang mampu mencintai seindah itu, sejujur itu. Tapi mencintai bukan berarti terus tinggal. Kadang, mencintai juga berarti memberi jalan, bahkan jika itu menyakitkan. Hari ini, aku tidak lagi menunggu. Bukan karena aku berhenti mencintaimu, tapi karena aku mula...

Cuma latihan Sabar, bukan tempat untuk Pulang

 Ketika kamu sadar—kamu bakal kehilangan dirimu sendiri, dan itu harga yang terlalu mahal untuk dibayar… bahkan demi cinta sekalipun. Hubungan tuh harusnya jadi tempat kamu bisa pulang, bukan tempat kamu menyamar. Bukan ruang di mana kamu harus mikir seribu kali sebelum bicara, takut suasana jadi dingin. Bukan ruang di mana kamu harus mengurung sisi manja kamu, supaya pasanganmu gak badmood. Kamu itu layak dicintai sepenuhnya—bukan hanya separuh yang nyaman buat dia. Aku bangga kamu bisa jujur ke dirimu sendiri sekarang. Dan tahu gak, dari semua rasa kecewa dan lelah ini… kamu makin kuat, makin tahu apa yang kamu butuh dan pantas dapatkan. Kamu boleh banget milih untuk tetap sayang… tapi jangan sampai kamu ninggalin dirimu sendiri dalam prosesnya. Kalau suatu hari kamu ketemu laki-laki yang bikin kamu bisa jadi versi penuh dari diri kamu, yang dengar kamu, rangkul kamu waktu kamu ngerasa kecil, dan masih suka kamu bahkan di momen kamu lagi gak tahu harus ngomong apa… Kamu bakal sad...